992 Calon Haji Sleman Pamit ke Bupati

antara
Bupati Sleman Sri Purnomo

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN — Sebanyak 992 calon jamaah haji melaksanakan prosesi pamitan kepada Bupati Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Senin (8/8). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Zainal Abidin mengemukakan, jamaah haji Kabupaten Sleman tahun 1453 H/2016 M diberangkatkan melalui Embarkasi Donohudan Solo.

Menurut dia, jamaah haji terdiri dari enam kloter, yaitu kloter 23 SOC, 24 SOC, 25 SOC, 27 SOC, dan 29 SOC. “Calon Jamaah Haji Kabupaten Sleman yang tergabung dalam gelombang pertama ini terdiri dari 462 orang pria dan 530 orang pria yang akan diberangkatkan pada tanggal 17 sampai 19 Agustus,” kata Zainal.

Ia menyampaikan, pada pemberangkatan haji tahun ini calon jamaah laki-laki tertua berusia 84 tahun. Pria bernama Suparman Hadi Prandjono bin Pawiro Dinomo ini merupakan warga Ngijon, Sendangarum, Minggir. Sementara jamaah perempuan tertua bernama Djumirah binti Karto Temaon dengan usia 82 tahun asal Pogung Lor, Sinduadi, Mlati.

Zainal berharap agar seluruh calon jamaah haji  mempersiapkan dan menjaga kesehatan. Termasuk meningkatkan kerjasama dengan petugas dan sesama jamaah, serta berdisiplin dalam berbagai hal ketika melaksanakan ibadah haji. 

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengharapkan agar seluruh jamaah mewaspadai kondisi cuaca di tanah suci. Menurut dia, musim haji tahun ini bertepatan dengan siklus panas di Arab Saudi. Suhu rata-rata di sana mencapai 39 sampai 44 derajat celcius dengan kelembaban kurang dari 30 persen. Kondisi tersebut berbeda jauh dengan di Tanah Air. 

Sri Purnomo juga berpesan pada calon jamaah haji agar melaksanakan ibadah dengan ikhlas. Menurutnya keikhlasan akan menjadikan semua prosesi ibadah yang terasa berat menjadi ringan. Sri menuturkan, para jamaah haji dapat memiliki dua peran di tanah suci. Selain menjalankan ibadah, mereka juga menjadi duta bangsa. 

“Untuk itu, sebagai bangsa yang berbudaya, bermartabat, serta menjunjung tinggi tata krama, para calon jamaah haji dapat menunjukkan sikap luhur tersebut di mata masyarakat dunia,” kata Sri. Ia juga berharap, para jamaah dapat menunaikan setiap rukun haji, serta meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam setiap rukun.

Kekhusuan ibadah haji sendiri dapat tercemin dalam akhlak dan perilaku yang lebih baik usai kepulangan ke tanah air. Sri menyampaikan, dengan keteguhan iman, niat yang tulus, dan tindakan-tindakan terpuji, maka para jamaah dapat memperoleh haji yang mabrur. 

Redaktur : Achmad Syalaby
Reporter : Rizma Riyandi
Posted in NEWS.